Tentang Ayah

Tentang Ayah

Denpasar, 16 Maret 2017

 

Kau lantunkan suara adzan ditelingaku

Sembari mengucap syukur yang teramat pada-Nya

Kala itu aku hanya seorang bayi yang tidak tahu apa-apa

Yang bahkan belum sanggup untuk membuka mata

 

Kamu menimangku dengan gagah,

sambil berkata bahwa aku,

adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan padamu

Kalau saja aku mengerti,

Mungkin aku akan tersenyum lebar dan tersipu malu

 

Ayah….

Jika lelahmu terbayar dengan senyumku

Sedihmu terhapus oleh bahagiaku

Lalu kenapa kau pergi?

Kenapa tak kau biarkan aku merasakannya juga

Kesedihan.. dan lelah itu…

Lelah yang kau dapat saat kau cukupkan hidupku

 

Ayah…

Kau bilang bahagiamu melihatku masih disini

Tapi… bahagiaku bukan itu

Bahagiaku adalah bersamamu

Menjalani hidup yang mulai tak bersahabat lagi

 

Ayah..

Bisakah kau hadir sejenak dalam mimpi?

Banyak hal yang ingin aku ceritakan, padamu…

Tentang dunia yang mempermainkanku

Saat pertama kali aku kehilanganmu…